|
Maka dari itu, sebuah perkawinan ternyata harus dibekali kesiapan jiwa untuk itu. Kesiapan jiwa untuk membangun sebuah penyatuan dua insan yang berbeda jenis, karakter, perwatakan dan keinginan. Di sanalah manusia belajar untuk memahami istri/suami, dengan segala kelebihan dan kekurangan, pengorbanan akan egoisme diri, meninggalkan perasaan saling menangnya sendiri (karena mereka bukan sendiri lagi). Disanalah manusia belajar memenuhi kewajiban dan tanggung jawab. Kemudian di sanalah terbangun kedewasaan diri, sesuai proses alami, sebelum akhirnya mati.
Kesiapan
jiwa seperti
inilah yang luput
dari bayangan
kebanyakan orang.
Mereka
sedang terjebak
pada cinta yang
sedang memabukkannya.
Mereka keliru
membayang
Akhirnya mereka sudah cukup merasakan pengalaman pahitnya, dan mencoba belajar untuk itu. Mereka mencoba membangun sebuah kendaraan perkawinan baru yang tak mungkin terperosok ke jurang lagi. Namun sayang, mereka menganggap bahwa jalan perkawinannya hanya akan melewati kelokan yang licin saja, tanpa menyadarinya bahwa jalan menuju kesana ternyata penuh halangan dan ujian, yang banyak jenis dan macamnya. Di sisi lain juga tak mau meluangkan sedikit waktunya untuk belajar banyak mengenai lika-liku sebuah jalan perkawinan. Hingga tak sedikit dari mereka terus menerus menghadapi musibah dalam perkawinannya, walaupun tak menginginkannya. Banyak hal yang harus mereka ketahui. Akan tetapi, mereka terlalu sibuk, takut menggangu kariernya, atau menyepelekan hal-hal yang tampaknya sepele, namun berujung pada masalah yang rumit, seakan-akan tak terpecahkan. Bagai pepatah jawa yang artinya mencari sesuatu yang kecil tapi malah kehilangan sesuatu yang besar
Mas Ahmad yang
jeli.
Perceraian yang
terjadi pada
orang-orang yang kita
kagumi, bukan
sesuatu yang mudah
dan gampang
buat mereka.
Mereka sebenarnya
sangat tidak
menginginkannya, dan
sedih menghadapi
situasi ini,
Belum mereka
telah menjadi
bulan-bulanan media
Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !
|