Bencana  Tiba karena Kelemahan yang Ada !

 

Anda adalah salah satu korban dari sekian banyak wanita yang pernah mengalami saat-saat seperti ini. Mereka bagai takkan pernah terhitung jumlahnya. Hampir bisa dikatakan nyaris tak ada (jarang, sedikit sekali) wanita yang tidak akan mengalami saat-saat seperti itu, ketika sedang menjalin dan mencari cintanya. Namun sayang sebagian besar dari mereka merahasiakan rahasia ini. Sebuah rahasia yang dianggapnya sebagai aib pada dirinya. Aib yang telah mengecewakan dan telah memporak-porandakan cintanya.

Namun sayang anggapan mereka salah dan telah menempatkan sesuatu masalah tidak pada tempatnya. Karena mereka tidak tahu bahwa hampir semua wanita tidak bisa lepas dari belenggu ini. Sebuah belenggu yang memang merupakan jalan yang harus ditempuh ketika kita belajar mengenal seseorang. Seseorang yang memang mempuyai rahasia jiwa yang tak pernah terduga. Mereka telah menempatkan aib tidak pada tempatnya. Kemudian ia menyimpannya dalam-dalam pada jiwa. Menyimpan dalam jiwa terlalu lama. Sehingga tanpa terasa telah mengeroti jiwa, hanya karena salah menempatkan aib tidak pada tempatnya  Lalu siapa orang bodoh yang harus mau merusak dirinya sendiri, hanya karena benci dan dikianati orang lain ?

Tak sedikit pula pengalaman ini membuat wanita kecewa dan putus asa. Karena telah merasa bahwa hanya dirinya saja yang mengalaminya. Sehingga tanpa di sadarinya telah merusak jiwanya. Merusak jiwanya dengan tidak ada keinginan untuk bangkit lagi mencari cinta yang lainnya. Mereka sudah merasa hancur olehnya. Kemudian muncul jiwa yang sudah tak percaya. Tak percaya akan anggapan tidak siap mengulangi kejadian itu lagi. Lalu apa dikata ia mengubur kekecewaannya dengan kesendirian. Kesendirian yang ia pertahankan sampai tiada akhirnya. Mempertahankan kesendirian yang telah membumi hanguskan panggilan cinta. Ia telah merusak jiwanya dengan menghindar panggilan cinta yang tak pernah luntur darinya. Karena panggilan cinta tak mungkin bisa disirnakan dari jiwa.

Tak sedikit pula, karena menganggap hanya dirinya yang harus mengalaminya. Lalu mereka merusak jiwa dengan dendam yang membara. Dendam atas kekcewaan yang dialaminya. Dialaminya karena merasa dikianati dan dicampakkan begitu saja. Dendam yang tiada guna, karena hanya akan merusak dirinya sendiri. Dendam dengan cara menghancurkan diri sendiri. Dendam yang telah membawa dirinya ke dunia kelam yang penuh dengan jiwa yang menyanyat hatinya. Walau mungkin dijalaninya penuh tawa dan canda. Akan tetapi tawa dan canda yang bukan arti yang sebenarnya. Tawa canda yang telah dibungkus dendam yang sudah membeku dalam jiwanya. Dendam yang telah merusak jiwa dan tidak pada tempatnya.

Ini tak lepas dari kelemahan diri yang ada pada wanita. Wanita memang termasuk yang paling bisa mempertahankan cintanya, ketika dinamika cinta terus berjalan. Wanita adalah mahkluk yang tak mudah tergoda dengan lelaki lain, ketika sudah mendapatkan cintanya. Wanita adalah mahkluk yang lebih konsisten dalam menjalin cinta. Wanita sangat mudah terpesona dengan rayuan mautnya. Wanita mudah percaya dengan kata-kata dan kebohongan yang telah diciptakannya. Wanita mudah pasrah melakukan apa saja demi cintanya.

Ini sangat berbeda dengan laki-laki, nyaris kebalikannya. Laki-laki sangat sulit mempertahankan cintanya, dalam menghadapi dinamika. Mudah tergoda oleh rayuan dan kemolekan wanita lain. Apalagi ada yang mengejar-ngejarnya dan ia tergoda, kecil kemungkinan untuk dapat mempertahan cinta yang lalunya. Laki-laki adalah mahkluk yang sangat pintar merayu jika ada keinginannya. Mahkluk yang paling tidak konsisten dalam menjalani cintanya. Mahkluk yang mudah bosan dengan yang sudah ada. Dan mahkluk yang paling tega melakukan sesuatu yang diinginkannya. Tega membuat rencana pintar untuk meninggalkan cintanya, dengan segala usaha dan alasan dibuatnya. Rencana yang telah dibuat untuk menunggu waktu yang tepat untuk melaksanakannya. Inilah kelebihan sekaligus kelemahan yang ia punya. Mahkluk yang paling tega di dunia !

Inilah awal bencana jika rencana pintarnya sudah mulai bekerja. Mulai bekerja ketika kebosanan terhadap pemandangan yang sudah ia pandang cukup lama. Pemandangan yang sudah sekian lama ia nikmati dan rasakan. Saat itu dia memang tampil seakan sangat menyakinkan dan bisa dipercaya. Namun dorongan jiwa, yang masih lemah itu,. untuk mencoba mencari pemandangan lain yang cukup menggodanya. Saat itulah mereka mulai berubah tidak seperti biasanya. Dan saat itulah bencana akan segera tiba menunggu waktu yang ada.

Selengkapnya ..... ?

Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !