|
*** Ber-Amal ! Sekaligus Mendapat Jasa ! *** *** Waspadai Sumber Keonaran & Kericuhan di Lingkungan Anda ! ***
Bersabarlah dalam Mencari Cinta !
Gloria Caro, Pelajar, 14 thn,
Southern Towers, Seminary Cerita nya gini,ad punya cowo di Bandung,dan kita belum pernah ketemu
MasIdan.
Bayangan Cinta yang Tak Terlupakan.
Dik Gloria yang sedang mencari cinta ! Adik boleh-boleh saja belum bisa melupakan dia yang pertama. Walau adik tak pernah tahu apakah itu foto dia yang sebenarnya atau bukan. Namun itu bukan masalahnya. Kakak khawatir adik telah mencintai foto yang entah milik siapa Cuman adik tahu ada yang mengirimnya. Tapi tak apalah demi belajar mencari cinta, semua menjadi syah-syah saja. Yang penting kita harus banyak belajar dan mencari makna dalam kehidupan yang sangat nyata ini.
Saya berharap ketika adik mencoba bangkit dalam mencari cinta yang lainnya, untuk saat yang akan datang bukan karena panggilan foto yang ada. Tapi karena ada kecocokan dengan prilakunya. Atau tertarik dengannya, karena ada kebaikan yang nyata ada pada dirinya. Walaupun adik masih jauh untuk memiliki siapa saja yang bisa tertaut dalam jiwa adik. Namun, tidak ada salahnya menjalin cinta dengan kesederhanaan yang ada.
Sebuah kesederhanaan, karena harus banyak belajar daripadanya. Kesederhanaan mencari cinta mirip dengan membangun persahabatan yang punya nilai lebih karenanya. Dengan kesederhanaan dalam memulainya. Memulainya dengan hati-hati dan penuh kesabaran. Jangan terkesan terlalu mengejar-ngejarnya, karena malah nanti menimbulkan kesalahpahaman. Kesalahpahaman apakah dia sudah mengenal cinta, atau malah dia belum paham sama sekali dengannya.
Sebab perlu diketahui dik, Perkembangan jiwa seorang laki-laki dalam mengenal cinta itu sangat lamban dan terkesan terlambat. Mengenai perkembangan jiwa laki-laki dalam mengenal cinta, bisa adik ambil intisarinya dari : Klik >>> Jebakan Para Pengkianat Cinta !. Ingat ambil intisarinya saja !
Menata Hati Sebelum Bertindak.
Kakak tidak melarang adik mencoba membangun cinta, Namun karena yang adik hadapi belum tentu mengenal arti cinta, maka kami berharap kepada adik untuk menata hati dulu sebelum mencobanya. Ini harus dilakukan sebelum adik nanti malah menghadapi kekecewaan yang tiada guna.
Menata hati atas kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dari padanya. Apakah ia sudah mengenal cinta ? Apakah orang tua dia tidak melarangnya untuk menjalin persahabatan dengan siappun juga ? Apakah nantinya dia bisa diajak ngobrol dengan enaknya ? Benarkah ia adalah orang yang seperti adik inginkan, dalam tutur katanya, gaya bicaranya dan segala kebaikannya seperti yang diharapkannya ? Dan semua yang ada di angan-angan adik sekarang ? Siapkah adik jika ternyata tidak ? Siapkah adik jika muncul kesalahpahaman diantara anda dan dia ? Dan lain sebagainya dan lain sebagainya.
Adik harus menjawab itu semua, baik yang menyenangkan maupun tidak. Baik yang diharapkan adik maupun tidak. Menyenangkan dan seperti yang diharapkan oleh adik daripadanya, seperti yang ada di angan-angan atau bayangan adik. Adik harus mempersiapakan segala kemungkinan yang ada, baik yang menyenangkan atau tidak, baik yang diharapkan atau tidak. Semua harus dipersiapkan dan di tata dulu sebelum memulainya. Supaya adik lebih siap dan tidak mudah patah semangat akibat semua kemungkinna yang pasti terjadi.
Percayalah dik, dalam belajar mengenal cinta itu biasa antara sukses dan tidak sukses. Semua orang pasti akan melalui proses ini, tidak bisa tidak. Maka adik juga harus siap dan tak usah patah semangat atas kemungkinan yang akan terjadi kemudian. Semua wajar, sudah biasa, dan bukan suatu masalah.
Dik Gloria yang mulai bisa belajar tentang hidup, Jika adik sudah siap dengan semuanya ! Kakak akan memberi tip-tip cara mengenal dia. Kakak luruskan dulu maksud mengenal dia. Ini menurut kakak jalan yang paling aman dan lebih bisa dilakukan mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Jadi marilah kita niatkan dulu untuk mencari sahabat untuk saling berbagi cerita. Simpan dulu perasaan cinta yang muncul dari foto yang entah milik siapa. Namun yang jelas adik belum bisa melupakannya. Maka adik harus mengusahakan untuk bertindak biasa-biasa saja. Jangan biarkan kekangenan masa lalu justru akan membuat anda kaku dan mati kutu (gak bisa bicara, karena deg-degan dan seakan anda ketemu dengan cinta yang lama)
Simpan dalam-dalam kekangenan masa lalu, ini kakak khawatir akan mengganggu proses ini untuk bisa menjadi sewajar-wajarnya. Atau malah menjadi penghambat jalan menuju kesana. Nah tata semua dulu sebelum bertindak supaya semua bisa sesaui rencana. Pokoknya siapkan dulu, jangan sampai adik tidak siap malah nggak bisa mengeluarkan sepatah katapun dalam prosesnya. Kan malah nggak lucu, ya..kan dik. Jadi siapkan dulu kesiapan mental ini semua. Kalau sudah benar-benar siap ! Marialh pertimbangkan usul kakak ini.
Sebelumnya perlu diketahui, usul kakak ini sudah mempertimbangkan kemungkinan yang ada, dan kemungkinan itu bisa tidak sesuai dengan rencana, mengingat kita dihadapkan pada segala kemungkinan yang banyak. untuk itu adik juga harus pandai-pandai melanjutkan rencana untuk menyesuaikannya. Ini dikarenakan kakak tidaklah mungkin tahu semuanya. Jadi pandai-pandailah menyesuikan rencana apapun yang terjadi. Dan kakak berharap adik mulai belajar memecahkan masalah-masalah yang akan adik hadapi. Jangan takut salah. Karena salah adalah hal yang lumrah. Dan kesalahan adalah hikmah. Dengan hikmah semua bisa diatur kembali supaya lebih berkualitas. Sudah siapkah adik dengan semuanya ?
kalau sudah siap marilah kita mulai saja. Menurut kakak berkenalan melalui orang tuanya akan lebih asyik dan langsung kesasaran. Karena kita tidak pernah tahu tetang pandangan orang tua akan nilai persahabatan atas anaknya. Dengan itu kita bisa menyesuikan keinginan orangtua dengan keinginan adik. Maksud kakak, dengan begitu adik akan diarahkan kepandangan orangtua dia, entah apa pandangan mereka, kakak masih kesulitan untuk melihatnya. Tapi yang penting tujuan adik dapat berkenalan dengannya. Syukur-syukur suatu ketika dapat ngobrol bersamanya tanpa harus dihadapkan dengan masalah pandangan orang tuanya.
Maka jangan cangung-canggung adik untuk bisa mencoba mencari no. tilpon rumahnya, atau malah kalau perlu dan lebih pas no. tilpon orangtuanya (kantor tempat mereka bekerja atau no. HP-nya). Ini bisa bapak atau ibunya, siapa tahu salah satunya kurang enak diajak bicara, kan enakkan yang enak untuk di ajak bicara.
Nah kita mulai dari sana kita mencoba untuk berkenalan. Katakan saja kepada mereka karena anda tidak punya teman yang bisa diajak bicara di negri orang. Atau yang lainnya, yang penting masuk akal dan kemungkinan besar bisa menjadi jalan menuju kesana. Atau tidak ada jeleknya, atau malah lebih bagus kalau adik punya ide yang lainnya. Yang penting bagaimana kita bisa diterima mereka dengan alasan yang kita buat.
Terus dalam prosesnya, tidak ada salahnya adik bertanya pada mereka. Kenapa anak ibu / bapak kok pemalu ? kok pendiam ? dan lain sebagainya. Kakak ingatkan suatu ketika adik gagab dan deg-degan pada saat ngomong sama mereka, jangan dihentikan atau diputus pembicaranya. Itu hal yang biasa, maka usahakan terus untuk meneruskannya walau harus dengan tergagab-gagab atau deg-degan. Ini biasa dan terjadi pada semua orang yang sedang punya keinginan. Sebab nantinya akan terbiasa juga. tapi kalau diputus pembicaraan itu. Kakak khawatir, adik sulit untuk membiasakan diri dan banyak mencoba dan belajar masalah-masalah seperti ini.
Proses selanjutnya kalau sesuai rencana, cobalah untuk minta ijin main kesana suatu ketika, walaupun mungkin belum mengenalnya secara langsung. dan kakak kesulitan menantukan waktunya. tapi yang jelas kalau belum berkenalan juga, mintalah sama orangtuanya untuk mengenalkannya. Ingat pendam dulu kenangan lama karena ini bisa mengganggu proses selanjutnya. Dan jangan lupa berkata jujur suatu ketika ditanya tentang suatu hal tentang diri anda. Berjalanlah seperti apa-adanya jangan terlalu banyak dibuat-buat, karena ini semua bisa merugikan anda.
Nah proses selanjutnya kami harap adik harus mulai belajar menghadapi masalah, agar bisa tumbuh cepat seperti orang dewasa. Sebab adik harus berusaha untuk mandiri, sekiranya masalah dapat diatasinya sendiri. Kalau tak ketemu juga jangan takut bertanya karena kakak akan membantunya. Belajar mengenai banyak hal tentang masalah Klik >>> Masalah Pada Dasarnya Bukanlah Masalah ! . Selamat mencoba !
Mungkin ini saja dulu yang bisa kakak uraikan. Untuk lebih banyak belajar mengenai banyak masalah kehidupan, ikuti terus uraian-uraian yang penuh hikmah dan pelajaran dari masalah-masalah mereka di www.duhgusti.com , Mudah-mudahan langkah hidup Adik selanjutnya lebih mantap dan menyakinkan ! Terimakasih !
|