Bangkit dari Keterpurukan Jiwa !

Saudara Tia yang hancur akibat kebohongan cinta.

Sudah saatnya anda tahu siapa dia sebenarnya. Untuk itu anda harus memantapkan jiwa untuk bangkit dari kebohongan yang ada. Karena percayalah, sudah tidak ada yang bisa diharapkan darinya. Segera bangkitlah dari kepedihan dan kehancuran yang ada. Jangan anda merengek-rengek dan masih mengejar-ngejarnya. Karena sikap ini, disamping merugikan anda malah bisa menguntungkan keberadaannya. Keberadaan mereka yang dimulai dengan pengkianatan cinta. Keberadaan yang dimulai dengan kesombongan dan kebohongan cinta. Kesombongan dan kebohongan menjadi semakin tak nampak jika anda masih berharap kepadanya. Janganlah terbayang kebaikan yang tidak nyata darinya. Kebaikan yang semu dari kekeringan jiwa yang dimilikinya.

Jangan ada kebencian dan dendam pada diri anda. Karena disamping akan semakin membuat keterpurukan anda semakin tak berguna, juga akan semakin menguatkan alasan dan kebohongan yang telah mereka buat kepada anda. Iklaskan mereka, supaya mereka bisa melihat dengan jelas bahwa alasan untuk meninggalkan anda, adalah bukti nyata bahwa ia sama sekali sudah tidak punya jiwa. Lalu untuk apa lagi yang bisa diharapkannya darinya.

Apalagi anda mampu mengatakan kepada mereka suatu saat, jika anda sudah siap, "Silahkan ambil pacar saya, karena saya sudah tak membutuhkannya lagi". Saya jamin ini akan membuat mereka kelimpungan dan tak akan mampu berkutik dengan sikap anda. Ini akan membawa efek yang panjang akan masa depan hubugan mereka yang penuh dengan kesombongan. Ini akan memberi pelajaran yang sederhana, namun cukup menohok mereka berdua.

 Percayalah Tia, sudah tak ada yang diharapkan dari dia, meninggalkan anda adalah bukti nyata yang ada dalam jiwanya. Meninggalkan anda dengan mudahnya dan menunjukkan diri sudah mendapat yang lainnya, tanpa dosa. Adalah bukti rendahnya jiwa yang ada. Jiwa yang tak akan ada yang bisa diharapkannya. Bukti jiwa telah melakukan kebohongan-kebohongan nyata atas prilakunya yang dulu kamu kagumi darinya. Namun ternyata kebaikan-kebaikkan hanyalah sebuah bungkus dari kenyataan jiwa yang ada. Bungkus dari jiwa yang gersang yang tak akan menjanjikan apa-apa, kecuali hanya akan menjanjikan kepedihan-kepedihan yang ada. Kalu sudah ada bukti rendahnya jiwa yang nyata, kenapa harus diratapinya.

 Ayolah, Tia jangan menunjukkan sikap yang malah membuat kesombongan dan kecongkaan mereka menjadi-jadi tiada terkira. Buatlah mereka sadar bahwa anda masih punya harga diri dan kehormatan di mata mereka. Karena dengan caranya yang bodoh itu, sudah membuktikan bahwa ia sudah sama sekali tak berguna. Tunjukakan sikap anda di depan mereka (anda harus siap melakukannya) bahwa anda sudah tak membutuhkannya lagi. Tunjukkan ketegaran dan senyuman anda penuh makna. Senyuman dan makna akan sesuatu yang akan terjadi pada mereka. Senyuman dan makna bahwa anda tahu ia (pacar barunya) suatu ketika akan menjadi korban berikutnya.

Biarkanlah pacar barunya itu meneror dangan penuh kesombongan dan kebanggaan diri yang belum tahu rasa. Tahu rasa jika suatu ketika menjadi korban berikutnya. Biarlah dia terlena dengan kebaikan-kebaikan yang dilakukannya sebagai bungkus jiwa rendahnya. Biarlah dia terlena dengan janji-janji palsunya. Biarlah ia terlena dengan rayuan-rayuan gombalnya, karena memang sedang dibutuhkannya. Biarlah ia tahu rasa sebagaimana suatu ketika dikhianatinya. Biarlah orang bodoh itu (pacar barunya) mau-maunya dibodohinya. Biar tahu rasa orang bodoh itu merasakan pengkianatan cinta yang tinggal menuggu waktu saja. Biar tau rasa dia !

 

Menatap Masa Depan yang Lebih Pasti.

Saatnya sekarang melepas dia, melepas dia dengan jiwa yang tegar dan perkasa. Perkasanya seorang wanita yang ingin menjaga kehormatan dan harga diri yang sangat berharga. Perkasanya wanita yang telah terhindar dari bencana yang berkepanjangan. Bencana yang berkepanjangan karena hidup terlalu lama dengan seorang pecundang. Marilah ambil hikmah dan pelajarannya dari ini semua. Hikmah dan pelajaran yang sangat tinggi nilainya. Yang tinggi nilainya sebab takkan bisa dijual dengan nilai sebuah harga berapapun juga.

Hikmah dan pelajaran untuk dapat melihat masa depan yang lebih menjanjikan. Masa depan yang sudah takkan tergoda oleh kebohongan yang nyata. Masa depan yang takkan mudah takluk pada rayuan mematikan. Masa depan yang takkan bersimpuh pada seorang pecundang. Masa depan yang lebih menjanjikan dan menyenangkan. Menyenangkan karena sudah tidak ada lagi tempat bagi para pencundang dalam kamusnya.. Para pecundang yang kering jiwanya akan kehidupan. Para pecundang yang pandai mengumbar janji-janji yang tak bisa dipegang. Para pecundang yang tampak meyakinkan, tapi kerontang jiwanya. Para pecundang yang takkan mendapatkan apa-apa kecuali kebanggaan dan kepuasan yang tidak nyata. Kebanggaan dan kepuasan yang sama sekali tidak mempunyai makna yang sebenarnya. Para pecundang yang masih mampu tertawa dan bangga walau nyata-nyata hidup di tengah-tengah air comberan. Sungguh kasihan mereka masih tidak menyadari hidup di tengah-tengah comberan yang telah diciptakannya sendiri. Bau comberan yang tak mampu ia rasakan. Kecuali banyak orang yang melihat sangat jelas bau comberan yang telah mengotori jiwanya. Kasihan dia tidak menyadari adanya bau comberan yang ada di jiwanya. Kasiahan dia, jelas baunya, tapi masih bisa tertawa dan bangga !

Sudah saatnya mulai membangun kembali cinta yang luka dengan cinta yang nyata. Cinta yang nyata yang hanya menerima orang yang hanya punya jiwa dan kaya makna. Cinta yang nyata yang tak akan menerima laki-laki yang matanya melotot melihat kemolekkan, keayuan, kekayaan dan fisik anda semata. Cinta yang nyata yang hanya menerima orang-orang sudah matang jiwanya. Yang matang jiwanya jika suatu ketika ditantang untuk menikahinya. Bukan jiwa yang rendah harganya yang maunya cuma coba-coba dan mengisi waktunya. Namun ketika ditantang untuk serius kepelaminan, mulailah cara pintarnya berulah untuk menghindar. Menghindar karena memang itu yang tak dicarinya, sebab niat awalnya hanya coba-coba, mengisi waktu dan pengalaman belaka. Jangan mau lagi lagi menemui priya gombal yang pandai mengobral cinta.

Namun jika ada pria yang mencoba mendekati anda, selalulah bersikap terbuka. Supaya anda tahu siapakah pria itu sebenarnya. Mampukah ia menjawabnya dengan pasti pertayaan-pertanyaan yang ada. Sudah siapkah mereka untuk menikah, sehingga ingin menjalin hubungan yang serius dengan anda ? Apa yang membuat mereka tertarik kepada anda ? semata-mata fisikkah ? Atau kepribadian anda ? atau kedua-duanya ? (kedua-duanya juga boleh, asal tidak fisik semata) atau yang lain-lainnya.

Kita harus pandai membaca mereka. Apakah mereka serius atau cuma coba-coba. Kalau mereka serius mengapa tidak mencoba lagi ? yang penting kita harus waspada dan tahu ciri-cirinya. Supaya anda tidak terperosok untuk kedua kalinya ! Selamat memulai langkah hidup yang sama sekali baru !

Selengkapnya ..... ?

Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !