|
Ketakutan-ketakutan Ortu terhadap Pilihan Anak ?
Inilah potret orang tua kita terhadap pilihan anak dalam masalah jodohnya. Tidak sedikit dari mereka terlalu banyak ikut menentukahan pilihan anak dalam banyak hal. Ini bisa dipahami karena mereka adalah orang tuanya. Orang tua yang sangat menginginkan anaknya dapat atau mampu menatap hidupnya dengan penuh kepastian. Menatap hidup yang jauh dari banyaknya problema hidup yang mungkin akan di hadapinya.
Sebagai orang tua, mereka merasa lebih tahu dengan setiap gerak kehidupan yang akan terjadi dan sebelum terjadi. Sehingga mereka seakan mampu membaca, atau bahkan mungkin mampu meramal tentang sesuatu hal yang mungkin akan terjadi pada anaknya. Untuk itu, mereka merasa bisa mengetahui dan meramalkan apa yang akan terjadi kelak terhadap pilihan anaknya. Sebagai orang tua tentu saja mereka sudah banyak belajar tentang asam garamnya kehidupan ( banyak ilmu kehidupan).
Keadaan inilah, kemudian mereka menganggap bahwa anaknya masih belum banyak tahu tentang ilmu kehidupan. Ilmu kehidupan yang di dalamnya memuat banyak hal tentang prilaku seseorang, kelemahan, watak, sikap, masa depannya, tanggungjawabnya, perlakuannya terhadap calon istri/suami (kelak jika sudah bersuami/beristri), beban keturunan, pandangan-pandangan tentang hidup, dan keyakinan agamanya.
Ilmu tentang kehidupan yang sudah diketahuinya itulah membuat Orang Tua menjadi sangat protektif terhadap anaknya. Mereka merasa punya hak akan itu, mengingat merekalah yang melahirkan, menyekolahkan, membiayai dan merasa bertaggung jawab akan apa yang akan terjadi terhadap anaknya. Sikap-sikap inilah yang membuat orang tua mengabaikan hal-hal lain yang terjadi pada anaknya sebagai manusia. Sebagai manusia yang memiliki hak pribadi, memiliki naluri, dan sebagai anak yang juga merasa punya hak akan masa depannya.
Sikap protektif ( keinginan terlalu melindungi, terlalu mengatur, dan terlalu mengarahkan) terhadap anak, jika dilakukan dengan penuh kesombongan justru akan berakibat pada kebalikkannya. Di sinilah kesombongan orang tua yang dilakukannya dengan pemaksaan kehendak tanpa memperhatikan perlunya pemahaman-pemahaman dan pengertian. Kesombongan orang tua yang dilakukan sepihak tanpa mencoba melakukan diskusi dan pembicaraan-pembicaraan secara bijak.
Itulah yang banyak terjadi dengan para orang tua kita di dalam masyarakat ini. Yang selalu berbuat sepihak otoriter, tidak mau mendengarkan alasan-alasan anaknya, tetap bersikukuh pada pendapatnya dan menjadi sangat kurang bijak karenanya. Padahal perlakuan-perlakuan ini justru, hampir bisa dikatakan, tidak akan membawa hasil apapun yang di harapkan para orang tua. Perlakuan-perlakuan semacam ini justru akan diabaikan oleh anaknya, karena telah mengecewakannya. Perlakuan-perlakuan seperti ini justru akan memperkuat hubungan mereka semakin membatu dan sangat sulit untuk dipisahkan. Perlakuan tersebut justru malah menjadikan hubungan berjalan dibelakang layar. Hubungan yang sudah sering dilakukan dibelakang layar, justru mengakibatkan hubungan mereka, semakin mudah tergelincir ke hal-hal yang tidak diharapkan para orang tua pada umumnya.
Hai...para orang tua, ketahuilah bahwa perlakuan-perlakuan yang sepihak, otoriter, dan merasa tahu segala-galanya terhadap pilihan anak, tidak akan pernah mendapatkan hasil yang diharapkan. Hai...para orang tua, ketahuilah bahwa perbuatan-perbuatan anda itu justru akan memperkuat hubungan mereka. Perbuatan anda itu akan menjadikan hubungan mereka semakin tidak wajar, dibelakang layar, dan sangat rentan tergelincir ke perbuatan yang tidak kita ingikan bersama.
Untuk itu justru tindakan anda semacam itu tidak akan pernah bisa menggoyahkan sedikitpun hubungan mereka. Tindakan anda itu, tidak akan membawa hasil seperti yang anda harapkan kecuali kebalikannya. Maka jika anda benar-benar melakukan itu, maka secara tidak langsung, ANDA TELAH MENDUKUNG MEMPERKUAT HUBUNGAN MEREKA. ARTINYA, APAPUN ALASANNYA, ANDA TELAH MENYETUJUI HUBUNGAN TERSEBUT, AKIBAT PERBUATAN ANDA ! Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !
|