|
*** Jangan biarkan Mereka Hidup Mengenaskan ! *** *** Waspadai Sumber Keonaran & Kericuhan di Lingkungan Anda ! ***
Penjilat Jiwa !
Banyak yang bangga menjadi penjilat jiwa ? Bagaimana tidak ? Hidup bagai terdongkrak oleh angan-angan yang tampak nyata ! Terdongkrak sebagaimana air liur ambisi sukmanya ! Air liur ambisi yang di dalamnya penuh bisa-bisa mematikan ruhnya !
Dia julurkan lidahnya untuk menjilat bokong-bokong orang yang bisa membawanya ke kegermelapan dunia ! Dia julurkan liurnya menjadi emas dan perak menyala. Dia julurkan lidahnya menjadi uang dan bingkisan-bingkisan penuh noda ! Kalau perlu ia julurkan liurnya menjadi wanita-wanita molek penuh dusta ! Ia bangga dengan itu semua. Karena itu semua bisa menjadi jalan ambisinya.
Betapa diri ini merasa hebat karenanya ! Karena mampu menyembunyikan kebusukan nurani untuknya ! Sebagaimana orang-orang yang didekatinya menjadi terlena oleh nyanyian-nyanyian bau mulutnya ! Bau wangi yang telah mampu menutupi bau busuk di dalamnya !
Begitulah mereka yang dalam hidupnya telah dibangun dari kebusukan demi kebusukan nurani. Begitulah mereka yang menganggap jurus-jurus murah memang harus dilakukannya ! Sehingga mereka lalai akan banyaknya keutamaan hidup yang harus diperjuangkan !
Merekapun sering terlupa pada banyak janji-janji mulia yang seharusnya. Tentang kehormatan dirinya ! Tentang keteduhan keluarganya ! Tentang hak hidup yang penuh suka !
Tapi sayang, mereka tak mau tahu dengan semuanya ! Sebab semua tak penting baginya ! Karena semua hanya sebuah beban belaka !
Sayang sungguh disayang ! Mereka tak mau tahu juga ! Hingga jiwanya menjadi mudah menyakiti sesama ! Hanya demi ambisi ! Maka hanya orang-orang yang bisa membawanya ke kegermalapan adalah yang berguna ! Hingga teman-teman, sahabat-sahabat, rekan-rekan kerja dan lingkungannya, hanya sampah baginya !
Walau mungkin harus rela dengan kesendirian sendu hidupnya ! Tapi itu persetan dengannya ! Sebagaimana dia harus mempersetankan dirinya sendiri ! Diriya yang lebih terhormat daripada kehormatan jiwa ! Sebagaimana kehormatannya sebagaimana manusia yang lainnya !
Manusia yang punya jiwa ! Manusia yang harus penuh cinta ! Cinta pada semua ! Cinta pada keluarga, anak, istri, suami, tetangga dan masyarakatnya !
Sebab tidak ada kata cinta bagi penjilat jiwa ! Yang selalu menjulurkan lidahnya demi kehormatan dirinya ! Maka mustahil ada cinta dalam dirinya, kecuali dusta ! Maka mustahil ada cinta, karena dirinya tuhan yang paling nyata !
Menuhankan diri yang penuh dengan kebencian, kekawatiran, kelicikan, kedengkian, kesombongan, kecongkaan, dan semua kebusukan yang pasti akan bersemayam subur dalam dada ! Maka tak ada tempat bagi penjilat jiwa, kecuali hanya menjadi bara dimanapun mereka berada !
Jadi jangan heran jika dalam hidupnya hanya akan membusuk dalam kesendiriannya ! Kesendirian yang seakan mendapatkan kebanggaan dan kehormatan semu yang sangat mematikan roh kehidupannya ! Roh kehidupan senyap dibalik kehebatan semu dirinya !
Dan merekapun akan mati dengan seyum yang tidak nyata. Seyum paksa yang terlalu terbebani oleh kebusukan-kebusukan hidupnya ! Kebusukan-kebusukan jiwa yang akan dibawa ke liang lahat kesendiriannya ! Tanya kenapa ? Mau-maunya hidup menjadi penjilat lara ! Penjilat jiwa yang nyata-nyata telah merajam jiwa !
Tanya kenapa ? Semoga Tuhan sudi mengingatkannya !
Salam RM Sedan Mangku Lelakon ! Senin, 15 Mei 2006. Pukul 21.30 WIB.
Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !
|