Memutuskan hubungan cinta haruslah bijaksana !

 

Memutuskan hubungan cinta haruslah bijaksana. Ini mengingat kita sudah dengan sengaja mencoba membangun arti sebuah cinta dengannya. Apalagi sebuah pertemuan cinta pada masanya (pacaran) hanyalah proses pembelajaran belaka. Sehingga di kemudian hari, sangatlah wajar jika dalam pertemuannya kita telah mendapatkan sesuatu yang ternyata  telah membuat kita tidaklah bisa berjalan bersama.

 

Dengan demikian, sudah sepantasnya kita harus bijaksana memutuskannya. Dengan bijaksana mengatakan, bahwa di awal pertemuan memang ada keinginan bahwa memang si dialah yang akan menjadi pilihannya. Katakanlah juga pada si dia, bawasannya anda telah merasakan dan menikmati masa-masa indah bersamanya. Namun bagaimanapun juga, waktu akan dengan pasti mengajarkan kepada semuanya akan diri dan dirinya. Diri dan dirinya yang seakan sudah menjadi diri dan dirinya yang senyata-nyatanya. Senyata-nyatanya yang seakan banyak hal yang sulit untuk bisa dipersatukan kembali dalam sebuah keseriusan yang lebih nyata.

 

Dengan bijaksana juga, untuk tidak mengatakan yang sebenarnya. Yang sebenarnya yang memang telah menjadi alasan yang utama (anggapan anda kepadanya). Hargailah ia sebagai seorang yang memang pantas dicintainya. Dan katakanlah bahwa semuanya akan menjadi kenangan manis yang tak mungkin bisa terlupakannya. Katakanlah juga bahwa si dia pada dasarnya baik dan cukup sempurna. Namun begitu, sampaikanlah kepadanya bahwa sebuah kehidupan berumah-tangga tidaklah cukup dengan kebaikan-kebaikan semata. Akan tetapi, ternyata banyak hal yang dibutuhkan untuk menyatukan jiwa. Dan andapun dengan berat hati mengatakan kepadanya bahwa penyatuan jiwa itu menjadi serasa sulit dan tak mungkin bisa dibangun bersamanya. Dan sudah saatnya anda memutuskan didepan dia bahwa sudah saatnya mengakhiri semua pertemuan yang telah terjadi selama ini. Dengan begitu anda juga sudah memutuskan untuk tidak ada lagi pertemuan-pertemuan yang akan terjadi lagi. Dan seandainya anda tak mampu mengungkapkan ini semua langsung di depan dia, memakai suratpun juga lebih baik adanya. Surat terakhir yang mungkin sampai padanya.

 

Kemudian, sudah saatnya pula anda harus melakukan penghindaran demi penghindaran, serta menjauh dan menjauh darinya, sudah tidak ada lagi pertemuan lagi, sebab semua sudah harus berakhir. Ini harus dilakukan, karena kemungkinan besar si dia masih mengejar-ngejar oleh sebab ketidaksiapan berakhir cintanya. Tidak ada kata menyerah, sampai si dia menyerah juga, akan hubungannya dengan anda.

 

 

Sudah saatnya pengalaman-pengalaman sebelumnya menjadi sebuah kesiapan !

Umur anda sudah lebih dari cukup memasuki mahligai rumah tangga. Untuk ini, sudah saatnya anda mempersiapkan diri yang sesungguh-sungguhnya untuk memasuki keseriusan menuju hubungan yang lebih pasti, yaitu perkawinan. Sebab, maaf, kami sudah melihat anda sudah terjebak pada hidup yang penuh dengan kekurangan demi kekurangan dihadapan anda, ketidakcocokan demi ketidakcocokan yang terus terjadi menjadi anggapan anda, dan hiduppun menjadi penuh ketidak sempurnaan pada bayangan anda. Sehingga andapun mudah terjebak pada kekurangan, ketidakcocokan dan ketidaksempurnaan yang ada dihadapan anda. Sekali lagi maaf, adanya kekurangan, ketidakcocokan dan ketidaksempurnaan hidup yang terjadi tak terlepas dari bayangan jiwa yang telah anda bangun sendiri. Yang ternyata telah menjadi perangkap hidup anda selanjutnya !

 

Untuk ini kalau anda tidak segera memutuskan adanya pertemuan cinta yang akan terjadi (suatu ketika) sebagai pertemuan dan pilihan yang terakhir kali, maka andapun akan terjebak hidup pada bayangan-bayangan yang penuh ketidaksempurnaan dan kekurangan. Yang anehnya, bayangan jiwa yang penuh ketidaksempurnaan dan kekurangan itu, tidak lain dan tidak bukan, anda sendirilah yang telah membangun dalam jiwa anda sendiri.

 

Dengan demikian, kalau anda tidak mampu membangun kesiapan tersebut (menikah dengan pilihan terakhir), maka andapun akan selalu mengulang kejadian-kejadian yang sama, walaupun dengan alasan dan anggapan yang berbeda (bukan cowok matre lagi, namun yang lainnya). Dan kalau ini terus anda lakukan, maka kami yakin, berapakah waktu yang akan terbuang menunggu kesadaran anda tentang hidup yang telah terperangkap pada bayangan jiwa yang tidak pada tempatnya. Pandangan jiwa yang sudah selayaknya untuk diakhirinya. Diakhirinya dengan kesiapan untuk memilih dan memutuskan yang terakhir kalinya. Yang terakhir kalinya menjadi suami dan menjadi perkawinan yang nyata !

 

Seandainya anda masih ragu dengan kemampuan kami, andapun boleh mencoba dengan apa yang masih anda yakini. Dan setelah terbukti dan sadar, kamipun masih terbuka bagi anda ! Selamat menentukan pilihan hidup untuk hidup !

Selengkapnya ..... ?

Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !