Kenapa Aku Ingin Selingkuh ?

 

Hidup adalah Sebuah Pilihan.

 

Hidup ini selalu ada dua pilihan, memilih yang baik atau yang buruk, memilih yang sesaat atau berkelanjutan, memilih yang menyenangkan atau malah menyusahkan, dan lain sebagainya. Insan manusia memang diberi kebebasan untuk memilih apa saja yang diingikannya, tetapi harus ada satu pilihan yang akan diterimanya, tidaklah mungkin kedua-duanya mampu direngkuhnya.

 

Membahas keinginan manusia memang tiada habis-habisnya, segala sesuatu selalu saja ingin dimilkinya. Dan kalau semua itu ditururi begitu saja pasti takkan pernah ada akhirnya. Insan manusia selalu melihat sesuatu yang lain itu lebih baik dan menarik daripada apa yang dimilkinya. Selalu menginginkan yang baru dari pada apa yang sudah lama dimilkinya, sesuatu yang lain daripada yang sudah ada. Itu semua adalah sifat naluriah manusia yang diciptakan mempunyai perasaan dan harapan-harapan. Manusia memang diberi kebebasan untuk menikmati dari 'hasil terakhir' dari sebuah pilihan dengan resiko yang telah disiapkan, apakah lebih menyenangkan atau malah kesusahan dan kesulitan yang akan didapatkannya.

 

Keinginan manusia terhadap sesuatu yang baru, dapat diibaratkan dengan seseorang  memiliki sepeda motor atau mobil (sesuatu atau barang) baru untuk pertama kalinya. Betapa bahagia dan menyenangkan saat itu, seakan kepuasan dan kenikmatan mencapai puncaknya waktu itu. Kendaraan tersebut selalu dipakainya dengan penuh kemantapan, sangat ia sayangi, dibelai-belainya, dilap berkali-kali seakan debu tak boleh mengotorinya, dilindunginya dengan penuh kehati-hatian supaya tak tergores oleh sesuatu. Hari-hari bagai menjadi miliknya. Matahari serasa terang benderang menyinarinya. Bagai hidup melayang-layang penuh kebahagiaan.

 

Namun sayang waktu terus berlalu, kayu dan besi yang kokoh itu akhirnya sedikit demi sedikit keropos dan lapuk juga, oleh hujan dan panasnya matahari. Segala sesuatu yang baru akan menjadi biasa, bahkan tak menutup kemungkinan mulai membosankan atau malah menjengkelkan.Kepuasaan dan kesenangan itupun semakin memudar. Dan hidup sudah mulai membosankan dan kurang bermakna. Sesutau yang baru itu sudah mulai nampak kelemahan dan kekurangannya.

 

Kemudian ia mulai banyak melihat banyak kendaraan yang baru mulai bermunculan sekaligus menggiurkan. Kendaraan baru itu selalu ditampilkan dengan penuh keunggulan, kelebihan dan kenyaman yang lebih menjanjikan. Siapa insan manusia yang tak tergoda oleh kemolekannya. Karena mampu dan ada akhirnya membelinya. Hari-hari kembali menjadi miliknya, keceriaan dan semangat mulai terdorong lagi olehnya, perasaan dan khayalannya telah banyak tertumpah kepadanya. Kendaraan yang lalu sudah tidak menjadi perhatiannya.

 

Waktu juga terus berlalu tanpa ada yang mampu mencegahnya. Keadaan yang memuncak lama kelamaan menurun juga, seperti sedia kala. Terus menerus berputar tiada henti-hentinya. Keinginan demi keinginan kalau dituruti ternyata juga tiada akhirnya. Kenikmatan yang memuncak saat itu terasa hanya sebentar saja. Tidak jarang hidup kembali membosankan dan menjengkelkan. Sampai kapan waktu itu terhenti seperti ketika ia meraih hari-hari yang sangat menyenangkan itu. Tentu saja mustahil ada yang mampu melakukannya.

 

Di lain pihak, ada sedikit orang yang kreartif menyiasati hidup yang selalu tidak pasti ini. Yang masih bertahan pada kendaraan satu-satunya. Yang memang diniatkan dibelinya untuk dipakai dan dirawatnya. Ia siasati hari demi hari dengan fariasi, modifikasi dan perbaikan-perbaikan disana sini. Selalu ia pertahankan kepuasan demi kepuasan dan kesenangan demi kesenangan dengan kreasi. Ia juga terus mempertahankan kendaraan tersebut sehingga masih mantap untuk dinaiki. Mempertahankannya untuk selalu tampak menarik hati. Terus dan terus berusaha berkrasi menyiasati kepuasan hidup yang terus berjalan ini.

 

Walau mungkin, kendaraan tersebut dibelinya dalam keadaan yang tidak baru lagi. Namun ia tetap percaya diri untuk mampu menjadikannya tetap menarik di hati. Ia sadar betul bahwa kepuasan hidup sejati tidak harus diperoleh dari memilki sesuatu yang selalu baru. Karena ia sadar bahwa yang baru itu mempunyai 'nilai baru'  hanya  beberapa waktu berlalu, selanjutnya pasti barang tersebut akan menjadi barang yang biasa saja, tidak kurang dan tidak lebih. Karena suatu sifat yang baru hanya berlaku pada suatu saat tertentu saja.

 

Sudah selayaknyalah kita harus memilih sesuatu yang seharusnya, yang permanen, yang cenderung kekal didalamnya. Sehingga kita mampu menikmati hidup ini dengan wajar dan selayaknya. Bukan naik-turun dengan cepat dan cenderung mengakibatkan goncangan-goncangan. Kalau toh harus naik turun, sudah selayaknya kita memilih jalan yang malah bisa menyenangkan, bukan tiba-tiba dan tajam. Akan tetapi jalan naik-turun yang landai dan sekaligus bisa untuk dinikmati,.yang kemudian justru menimbulkan kesenangan-kesenangan tersendiri.

 

Namun akhirnya semua kembali pada insan manusia yang bersangkutan untuk memilih jalan hidupnya, dengan segala resikonya. Tiada hak yang memaksa untuk melakukan sesuatu dalam hidupnya. Kecuali hanya mampu menjelaskan dan memahamkan hidup yang sewajarnya. Hidup yang bersifat tetap dan tidak mudah goyah. Hidup yang didalamnya mengadunng kesenangan dan kepuasan sejati, bukan semu, yang mudah sekali mengombang-ambingkan kesenangan hidup kita pada sesuatu keadaan yang cenderung tidak pasti. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkannya. Dan tidak ada tempat untuk merasa dirinya tidak mampu melakukannya, kecuali dengan niat dan tekad yang begitu kuat. Semua akan dikembalikan pada dirinya sendiri untuk memilihnya.

Selengkapnya ..... ?

 

Mungkin ini saja dulu yang bisa Kami uraikan. Untuk lebih banyak belajar mengenai banyak masalah kehidupan,  ikuti terus uraian-uraian yang penuh hikmah dan pelajaran  dari masalah-masalah mereka  di  www.duhgusti.com , Mudah-mudahan langkah hidup Anda selanjutnya lebih mantap dan menyakinkan ! Dan tak mudah terperangkap dalam jebakkan hidup yang tak kentara ini !

Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !