|
Stres Hanyalah Sebuah Ketakutan !
Inilah yang banyak terjadi pada banyak orang, belum melangkah saja sudah putus harapan. Belum melangkah saja sudah ketakutan. Belum melangkah saja sudah kebingungan. Baru mau belajar berjalan saja, sudah takut akan bayangan jatuh yang menakutkan. Padahal kalau mereka sudah merasakan sakitnya jatuh karena berjalan, maka ia takan takut lagi untuk belajar berjalan.
Iinilah yang menjadi masalah kebanyakkan orang tentang mengartikan 'jatuh' pada saat belajar berjalan. Memang tak sedikit mereka yang baru belajar berjalan kemudian jatuh kesakitan dan beberapa saat kemudian tak mau lagi belajar berjalan. Tapi itu hanya beberapa saat saja, tak mau mencoba lagi. Akan tetapi jika sudah siap lagi untuk belajar berjalan, maka ia akan berhati-hati. Atau ia mencari cara lain supaya kalau jatuh tidak akan merasakan sakit (misl. belajar berjalan di atas hamparan pasir).
Inilah makna dari sebuah resiko dari pelajaran untuk belajar berjalan. Resiko dari keputusan yang diambil untuk bisa berjalan. Makna 'jatuh' kan hanya sebuah kemungkinan yang harus dihadapi. Makna jatuh itu sendiri memberi hikmah untuk bagaiman kita berdiri lagi dan mencari cara untuk menyiasati. Masak hanya karena jatuh mereka terus tak mau berjalan untuk selama-lamanya. Karena dengan jatuh supaya kita lebih mampu untuk menyaipkan segala sesuatu supaya lebih siap untuk lebih cepat belajar berjalan.
Di sinilah gambaran orang yang stres dan bingung itu akan nampak Mereka mau berjalan namun takut untuk jatuh. Padahal teman-temannya sudah mampu untuk berjalan dan bahkan sudah mampu untuk berlari. Kesendirian dan ketakutan yang ada menjadikan ia sangat tertekan dan bingung. Kesendirian yang telah dibuatnya sendiri karena hanya ketakutan-ketakutan akan bayangan jatuh yang sangat menyeramkan. Bingung karena teman-temannya sudah bisa terseyum riang berjalan dan berlari. Bingung yang diciptakan sendiri hanya takut akan seramnya rasa jatuh. Pertentangan dan gejolak jiwa inilah yang membuat ia tertekan, bingung dan stres. Takut, bingung, tertekan dan stres yang diciptakan sendiri, hanya karena takut banyangan jatuh yang menakutkan. Bingung dan stres hanya karena tak mau keluar dari keterkungkungan ketakutannya. Jadi kalau kita takut jatuh ! bagaimana kita bisa keluar dan mencari celah yang ada ?
Bukankah jatuh bisa diantisipasi. Bukankah jatuh itu bisa disiasati. Bukankah jatuh adalah cara untuk memperkaya ide, gagasan dan strategi. Dalam masalah ini, bukankah jatuh bisa dihindari kalau kita jeli menemukan cara yang bisa mengatasinya. Lalu bagaiman kita akan keluar dari keterkukungan kebingungan dan stres kalau kita tak mau menghadapi atau malah menghindari. Kalau kita tak mau mencoba dan menyiasati, bagaiman mungkin keluar dari masalah. Bukankah masalah sebenarnya bukan masalah ! karena masalah pasti bisa diatasi !
Ayolah ! doronglah temanmu itu untuk mau menghadapi hidup. Atau malah hanya mau jadi pengecut untuk hidup. Pengecut yang tak mau mengahadapi masalah hidup untuk hidup. Percayalah tak ada tempat bagi seorang pengecut di dunia ini. Kecuali hanya akan menjadi permainan hidup para pengcut yang lainnya. Pengecut yang tak akan punya masa depan yang menyenangkan dan bahkan menyedihkan dalam hidupnya. Mudah dipecundangi para pecundang. Mudah terpuruk dalam persaingan. Takkan ada tempat yang menyenangkan bagi mereka, kecuali kepediahan dan keperihan hidup. Lalu siapakah orang bodoh yang mau jadi seorang pengecut ! Ingat jangan sampai ketinggalan satu topikpun, karena disana banyak rahasia hidup yang telah banyak dilupakan oleh sebagian besar orang. Dijamin ! Kalau anda bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari semua topik yang ada, Niscaya serasa jiwa anda baru bangun dari tidur yang terlalu lama !. Terimakasih !
|